Thursday, 14 September 2017

Masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin dan munculnya golongan islam baru

khulafaurrasyidin
img:alimpolos.blogspot.co.id

Beliau Rasulullah saw wafat pada tanggal 12 rabiul awal , 11 H , 632 M. Nabi wafat di rumah istrinya Aisyah.

Para sahabat serta semua kaum muslimin sangat terpukul dengan kenyataan itu.

Nabi wafat tidak meninggalkan wasiat apapun. Semua wasiat untuk kaum muslimin kebanyakan suadah di sampaikan nabi ketika khutbah di depan ka'bah.

Termasuk masalah siapa yang akan memimpin umat islam. Atau yang mengganti kepemimpinan beliau Rasulullah saw.


  • Masa kepemimpinan Abu Bakar ra.
Belum lama nabi di kebumikan , para golongan kaum muhajirin ( orang - orang yang hijrah dari Makkah ke Madinah ) serta golongan kaum Anshar ( penduduk Madinah asli yang sudah masuk islam dan membantu kaum Muhajirin ) berkumpul di balai kota Bani Sa'adah. Mereka membicarakan siapa yang akan di pilih menjadi pemimpin untuk menggantikan nabi.

Baca juga : Sejarah pembentukan negara madinah dan penyebaran islam

Perundingan itu berjalan sangat alot, karena tentu saja mereka baik kaum Muhajirin atau kaum Anshar memiliki pendapat serta pilihan sendiri - sendiri.

Akhirnya , terpilih sahabat Abu Bakar ra yang menggantikan kepemimpinan nabi.

Pemimpin yang menggantikan nabi itu disebut khalifah yang artinya pengganti.

Masa pemerintahan Abu Bakar , mendapat banyak perlawanan dari para suku - suku arab. Mereka mempunyai pedoman bahwa setelah nabi wafat , perjanjian antara mereka batal.

Maka , perang Riddah ( perang melawan kemurtadan ) terjadi. Khalid bin walid adalah orang yang paling berjasa dalam perang ini.

Masa pemerintahan Abu bakar ini , hampir sama dengan masa pemerintahan nabi. Roda hukum serta kekuasaan yang bersifat legislataif tetap terlaksana dan terjaga.

Setelah masa peperangan berakhir , dan para suku - suku arab kembali tunduk , maka Abu bakar kembali memperluasa ajaran islamnya.

Abu bakar mengirim kekuatan ke luar Arabia diantaranya :
  • Khalid bin walid dikirim ke Iraq dan dapat menguasai Hirah tahun 634 M
  • Abu ubaidah , Amr bin 'ash , Yazid bin abi sufyan , dan Syurahbil di kirim ke Syria
Pada waktu pasukam islam sedang mengancam Palestina, Abu bakar merasa ajalnya kian dekat. Maka ia mengajak para sahabat untuk bermusyawarah. Dan akhirnya, terpilihlah Umar sebagai pengganti Abu bakar.

Abu bakar memimpin umat islam hanya 2 tahun , tepat tahun 634M ia meninggal setelah menaklukkan Hirah Iraq.

  • Pemerintahan Umar bin khattab
Kebijakan terpilihnya Umar bin khattab ternyata di terima baik oleh umat islam. Secara beramai - ramai umat islam membai'at Umar bun khattab dan menyebut dirinya Amirul mu'minin (komandan orang - orang beriman).

Masa pemerintahan Umar , perluasan wilayah semakin gencar dilaksanakan

Pertama ialah daerah ibu kota Syria , Damaskus jatuh tahun 635 M. Setelah itu melebar ke seluruh Syria karena tentara Bizantium kalah dalam pertempuran Yarmuk. Syria pun menjadi Basis atau markas kekuatan umat islam.

Dilanjutkan perluasan wilayah ke Mesir di bawah pimpinan Sa'ad bin abi waqash. Yaitu Iskandaria ibu kota mesir sendiri , takluk tahun 641 M.

Sebelumnya Al Qadasiah , kota dekat Hirah juga jatuh pada tahun 637 M.

Ibu kota Persia juga jatuh pada tahun 641M. Tepatnya daerah Mosul.

Setelah itu , Umar mengatur administrasi negara, tiap daerah diwajibkan membayar pajak. Hal itu  di terapkan untuk membayar gaji para pegawai pemerintahan. Umar juga mendirikan baitul mal dan menempa mata uang.

Masa pemerintahan Umar , berjalan selama sepuluh tahun (634 - 644 M). Lalu, ia dibunuh oleh budak Persia, bernama Abu Lu'luah. 

Ia dibunuh ketika shalat subuh , Abu lu'luah ini mempunyai nama lain Fairuz. Ia budak yang masuk islam setelah Persia kalah. Dan Fairuz merasa tidak terima.


  • Pemerintahan Usman bin affan

Masa pemerintahan Usman ialah masa berhentinya pelebaran wilayah Islam. Wilayah Islam yang berhasil dikuasai pada masa Usman ialah Armenia , Tunisia , Cyprus , Rodhes , dan bagian yang tersisa dari Persia , yaitu Transoxania serta Tabaristan.

Usman pada masa setelah ekspansi berhenti , ia fokus kepada pembangunan. Pembangunan yang dilakukan ialah pembangunan jembatan , pembangunan bendungan , pembenahan jalan , dan pendirian masjid - masjid.

Pada masa paruh usia beliau, jabatan kepemerintahan di berikan oleh keluarganya. Menteri - menteri dipilih langsung oleh Usman tanpa musyawarah terlebih dahulu kepada kaum muslimin lainya.

Akan tetapi, pemerintahan yang di pegang oleh keluarganya, banyak terjadi penyelewengan dana. Dana negara dibagikan dengan mudahnya oleh para gubernur.

Usman yang sudah tua, tidak busa berbuat banyak. Ia hanya menjadi boneka bagi keluarganya. Petinggi yang menggantikanya kala itu ialah Marwan bin hakam.

Akibatnya , banyak kaum muslimin yang tidak terima dengan beliau. Dan terjadilah pemberontakan yang menyebabkan Usman bin affan wafat. 

Pemerintahan beliau berjalan selama 12 tahun. Tepat pada tahun 655 M beliau wafat.

  • Pemerintahan Ali bin abi thalib dan golongan islam baru
Setelah Utsman wafat, kaum muslimin secara beramai - ramai membai'at Ali. Pada masa Ali ini , banyak sekali terjadi pergolakan.

Pergolakan ini dipicu oleh mereka yang tidak terima atas terbunuhnya Usman. Mereka meminta untuk menghukum pembunuh Usman.

Orang yang menyulut pemberontakan ialah Talhah dan zubair serta Aisyah dan Muawiyah.

Ali tidak menghukum si pembunuh Usman karena Ali ingin perdamaian. Disamping itu , sang pembunuh juga merupakan kelompok orang - orang Yahudi.

Talhah dan zubair pun dikirimi surat ileh utsman yang intinya mengunginkan perdamaian , akan tetapi di tolak mentah - mentah. Akhirnya terjadi perang jamal (unta).

Dikatakan perang unta ,karena Aisyah oada saat itu ikut berperang dan mengendarai unta.

Akibat perang itu, pemimpin Damaskus. Gubernur Damaskus ikut memberontak dibantu oleh bekas petinggi yang merasa kehilangan jabatan.

Serelah meredam pertempuran di kubu Talhah dan zubair , Ali berangkat menuju Damaskus , dan terjadi perang shiffin.

Perang ini berakhir dengan "Tahkim". Pada intinya ialah suatu perjanjian damai. 

Setelah itu para tentara muslimin pulang. Ketika dalam perjalanan pulang dari pertempuran , sebagian tentara membelot karena tidak terima oleh keputusan tahkim.

Mereka , para pembelot menganggap bahwa pemberontak muslim itu dianggap kafir dan harus dibunuh bukan malah dimaafkan. Kelompok ini dinamai Kaum khawarij. Dan kelompok setia Ali dinamai kaum syi'ah.

Kaum khawarij ini kedudukanya semakin kuat, karena ia bersekongkol dengan kelompok pembunuh Usman.

Paham khawarij ini kemudian menyebar sampai ke Mesir. Di mesir ini ada seorang murid Ali bin Abi thalib yang dikirim Usman untuk mengajarkan qur'an.

Ia bernama Abdurrahman bin muljam. Seorang penghafal Alquran gemar ibadah dan berpuasa akan tetapi paham agamanya kurang. Ia kemudian di doktrin dan masuk khawarij. Tak lama setelah itu , ia membunuh gurunya sendiri Ali bin abi thalib.

Genap masa pemerintahan 6 tahun Ali wafat tanggal 20 ramadlan 40 H, 660 M, dan digantikan oleh Muawiyah.


-Sejarah Peradaban Islam-
Oleh Dr. Badri Yatim, M.A 

click to comments

0 komentar