Wednesday, 6 September 2017

Kisah syafaat nabi Muhammad saw


img:muslimvillage.com

Kisah ini disampaikan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya. Dalam kisah itu diceritakan bahwa Allah swt mengumpulkan seluruh manusia dari yang pertama hingga yang terakhir dalam satu dataran (padang mahsyar).

Pada hari itu , matahari mendekat kepada mereka. Dan manusia ditimpa kesusahan dan penderitaan yang meewka tidak kuasa untuk menahanya.

Lalu , diantara mereka ada yang berkata , "Tidakkah kalian lihat apa yang telah menimpa kita, tidakkah kalian mencari orang yang bisa memberikan pertolongan (syafaat) kepada kita ?"

Yang lainya ikut berkata , "mintalah syafaat kepada bapak kita , Adam as"

Akhirnya mereka mendatangi nabi adam lalu berkata , "wahai Adam , engkau bapak manusia. Allah menciptakanmu dengan tangan-Nya, dan meniupkan ruh kepadamu , dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadamu, serta menempatkanmu di surga. Mintalah syafaat untuk kami kepada Allah! Apakah tidak engkau saksikan apa yang menimpa kami?"

Maka Adam berkata , "sesungguhnya Allah pada hari ini sedang marah yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya , dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Dan sesungguhnya dia telah melarangku untuk tidak mendekati pohon (khuldi) akan tetapi aku langgar. Aku hanya bisa mengurus diriku sendiri. Pergilah kalian kepada selain aku , pergilah kepada Nuh as !"

Kemudian mereka segera pergi kepada nabi Nuh as dan berkata "wahai Nuh, engkau adalah Rasul pertama yang diutus ke bumi, Allah telah memberikan nama kepadamu seorang hamba yang bersyukur ('abdan syakuro), tidakkah engkau saksikan apa yang menimpa kami, tidakkah engkau lihat apa yang terjadi pada kami? Mintakan syafaat untuk kami kepada Allah!"

Maka , Nuh berkata , "sesungguhnya Rabbku pada hari marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Sesungguhnya aku punya do'a yang telah aku gunakan untuk mendoakan (celaka) atas kaumku. Aku hanya bisa mengurus diriku sendiri. Pergilah kalian kepada selainku , pergilah kepada nabi Ibrahim as!"

Lalu mereka segera menemui nabi Ibrahim as dan berkata , "wahai Ibrahim, engkau adalah nabi kekasih Allah dari penduduk bumi , mintakan syafaat untuk kami kepada Allah!"

Baca juga : Kisah keteladanan nabi Muhammad dan pengemis Yahudi buta

Maka Ibrahim berkata , "sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Dan sesungguhnya aku telah berbohong tiga kali. Aku hanya bisa mengurus diriku sendiri. Peegilah kalian kepada selainku, pergilah kepada Musa as!"

Lalu mereka segera pergi menemui nabi Musa as dan berkata, "Wahai Musa , engkau adalah utusan Allah. Allah telah memberikan kelebihan kepadamu dengan risalah dan kalam-Nya atas sekalian manusia. Mintakan syafaat untuk kami kepada Allah. Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"

Lantas Musa berkata , "sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya , dan tidak akan pernah marah seperti ini sesudahnya. Dan sesungguhnya aku telah membunuh seseorang yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya. Aku hanya busa mengurus diriku sendiri. Peegilah kalian kepada selainku. Pergilah kepada Isa as!"

Kemudian mereka pergi menemui Isa, dan berkata "wahai Isa, sesungguhnya engkau adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang dilontarkan kepada Maryam, serta ruh dari-Nya. Dan engkau telah berbicara kepada manusia, semasa dalam gendongan. Mintakan syafaat untuk kami kepada Allah! Tidakkah engkau lihat apa yang kami alami?"

Maka Isa berkata, "sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan pernah marah seperti ini sesudahnya. Aku hanya bisa mengurus diriku sendiri. Pergilah kepada selainku, pergilah kepada Muhammad saw!"

Akhirnya , mereka mendatangi Muhammad saw dan berkata, "wahai Muhammad, engkau adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Allah telah mengampuni dosamu yang lalu , maupun yang akan datang. Mintakan syafaat untuk kami kepada Allah. Tidakkah kamu lihat apa yang kami alami?"

Lantas nabi Muhammad saw pergi menuju bawah 'Arsy. Kemudian Allah berkata kepada nabi Muhammada saw , "wahai Muhammad , angkat kepalamu, mintalah (kepadaKu)!. Niscaya akan kuberikan. Dan berilah syafaat (kepada umatmu)! Niscaya akan kukabulkan!"

Kemudian , nabi Muhammad mengangkat kepalanya dan berkata, "umatku wahai Rabb-ku, umatku wahai Rabb-ku! Umatku wahai Rabb-ku!"

Pada hari itu hanya Rasulullah saw yang bisa memberi syafaat kepada ummatnya.

(H.R Bukhori)

click to comments

3 komentar