Saturday, 2 September 2017

Kisah sedekah salah alamat


Kisah ini terjadi pada zaman Rasulullah. Rasulullah itu mempunyai kebiasaan berbincang  dengan para sahabat selepas sembahyang, cara itu juga menjadi bagian dari cara Rasullah berdakwah.

Suatu ketika Rasulullah saw seperti yang kerap beliau lakukan , berbincang - bincang dengan para sahabat di serambi masjid Nabawi Madinah.

Selepas berbagi sapa dengan mereka, beliau berkata kepada mereka, "suatu saat ada seorang pria berkata kepada dirinya sendiri , "aku akan memberikan sedekah pada malam ini".

Lalu ketika malam tiba ia keluar membawa sedekahnya dan memberikannya kepada seorang perempuan yang berzina atau pelacur.

Keesokan harinya banyak orang yang memperbincangkan mengenai perempuan tersebut yang telah diberi sesekah malam tadi. Lalu, ia berkata, "wahai tuhanku! Hanya buatmu segala puji. Sedekahku telah aku berikan kepada wanita yang berzina. Aku akan bersedekah lagi".

Baca juga : Kisah wanita yang meninggalkan shalat

Malam harinya , ia keluar lagi dan membawa sedekahnya dan meletakkan kepada orang yang kaya.

Keesokan harinya , banyak orang yang memperbincangkan mengenai orang kaya yang telah diberi sedekah.

Lelaki itu berkata , "wahai tuhanku , hanya bagimu segala puji. Sedekahku telah aku berikan kepada orang kaya. Aku akan bersedekah lagi".

Malam harinya ia keluar lagi membawa sedekahnya dan meletakkan di tangan seorang pencuri. Keesokan harinya banyak orang yang memperbincangkan tentang seorang pencuri yang telah diberi sedekah.

Dia berkata, "wahai tuhanku! Hanya buatmu segala puji, sedekahku telah aku berikan kepada seorang perempuan yang berzina, kepada orang kaya , dan pencuri".

Lalu ia didatangi seorang (malaikat) dan dikatakan kepadanya, "sedekahmu benar - benar telah diterima. Boleh jadi , perempuan yang berzina itu berhenti berzina karena sedekahmu. Orang kaya itu juga dapat mengambil pelajaran dan membelanjakan sebagian dari harta yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadanya, dan mungkin pencuri itu juga akan bergenti mencuri karena sedekahmu itu".
(H.R Bukhari Muslim)

Se

click to comments

0 komentar