Tuesday, 12 September 2017

Masyarakat Arab sebelum islam lahir

makkah sebelum islam
img:remajaislami.blogspot.co.id

Ketika nabi Muhammad lahir,Makkah atau pusatnya kota arab sebelum islam datang itu merupakan kota yang sangat penting. Dan juga sudah terkenal diantara kota - kota lainya. Mengapa demikian?

Sebagai pusat keagamaan

Makkah yang mempunyai tempat strategis dulunya menjadi jalur perdagangan. Jalur ini menghubungkan daerah Yaman serta Syria.

Dengan adanya ka'bah ditengah kota, maka pusat kota ini menjadikan daerah ini banyak peziarah dan juga menjadi pusat keagamaan.

Di dalam ka'bah dahulunya terdapat 360 berhala. Dan berhala itu mengelilingi berhala utama yaitu Hubal.

Agama di derah itu, dahulunya mencerminkan realitas kesukuan. Karena, kita bisa melihat mayoritas masyarakat di daerah itu yang hidup dengan gaya hidup pedesaan.

Masyarakat jahiliyah dan suka perang

Bila dilihat dari daerah - daerah yang terletak di sekitar arab, maka daerah arab ini terbagi menjadi tiga bagian. Disini disebut sahara atau gurun sahara.


  • Sahara langit,  daerah ini memanjang 140mil dari utara keselatan dan 180mil dari timur ke barat. Di daerah ini sangat sulit dijumpai mata air. Angin yang bertiup seringkali menjadi kabut debu.
  • Sahara selatan, daerah ini membentang dan menyambung sahara langit menuju arah timur sampai selatan persia. Hampir seluruh daerah ini merupakan dataran keras berbatu , tandus , serta berupa pasir.
  • Sahara Harrat, daerah ini merupakan daerah yang berupa tanah liat dan berbatu hitam.
Penduduk di daerah sahara ini mayoritas berupa suku-suku. Suku yang terkenal ialah suku Badui.

Suku Badui ini mempunyai ciri khas hidup berpindah - pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, sambil menggembalakan ternak. Yang tentunya , mencari air serta rumput.

Masyarakat badui ini biasanya membentuk kabilah. Atau dalam bahasa kini disebut clan. Kabilah itu terbentuk dari beberapa keluarga.

Dari beberapa kabilah yang berkumpul, maka akan terbentuk suku yang dipimpin oleh syaikh.

Maka, di daerah ini seringkali terjadi perang antar suku. Sifat atau kelakuan seperti ini suddah mendarah daging dalam kehidupan mereka.

Akibatnya , para wanita menjadi dipandang sangat rendah, karena tak bisa berperang dan hanya akan menjadi pemuas para lelaki saja.

Kebiasaan perang seperti ini terus berlangsung hingga akhirnya agama islam datang. Hal yang menjadi tujuan tak lain adalah memperebutkan harta atau daerah wilayah kekuasaan.

  • Masyarakat penyair
Akibat peperangan yang terus menerus, sejarah kehidupan di daerah ini sangat sulit di dapat.

Kehidupan sejarah bangsa mereka hanya bisa di dapat dari perawi syair. Dengan begitulah sifat dan kehudupan masyarakat Badui ini bisa di dapat.

Sifat - sifat yang bisa di dapat dari masyarakat Badui adalah bersemangat tinggi dalam mencari nafkah , sabar menghadapi kekerasan alam dan cinta akan kebebasan.

Hampir seluruh masyarakat badui, adalah seorang penyair. Biasanya syair itu di bacakan ketika menggembala atau ketika dalam sebuah pertunjukkan di pasar. Bahasa mereka , kaya akan kiasan serta ungkapan.

  • Pusat perdagangan
Berbeda dengan masyarakat Badui yang masih hidup dengan kehidupan kedesaan, daerah pesisir jazirah Arab sudah berkembang.

Jazirah itu artinya pulau. Maka, bila yang dimaksud adalah jazirah arab , artinya berarti pulau arab. 

Derah jazirah arab ini , terbatasi oleh tiga lautan yaitu laut Merah , laut Oman , dan laut Hindia. Serta , dibatasi juga oleh selat persia.

Daerah pesisir jazirah Arab sejarahnya dapat diketahui dengan jelas. Mereka bisa hidup berkembang dengan dibuktikanya dapat membuat alat - alat besi serta mendirikan kerajaan.

Daerah ini merupakan jalur perdagangan antara Syam dan Samudera India. Bahkan samapai ketika kehadiran nabi Muhammad daerah ini tetap menjadi kota perniagaan.

Kerajaan yang menguasai di daerah ini ialah kerajaan Saba'. Kerajaan Saba' ini juga pernah membangun bendungan Ma'arib. Sebuah bendungan raksasa yang menjadi sumber air untuk seluruh wilayah kerajaan.

Hingga ketika kerajaan Saba' mundur dan tergantikan kerajaan Himyar maka daerah ini juga tetap menjadi jalur perdagangan.

Ketika pada masa kerajaan Himyar , kerajaan ini terkenal dengan armada niaganya. Masyarakatnya kerap mengarungi daerah India , Cina , Somalia, Sumatera, serta ke pelabuhan - pelabuhan Yaman.

  • Penganut agama Yahudi
Makkah itu dulunya merupakan tanah tandus dan masyarakatnya miskin. Di daerah ini ada sebuah kota penting yang di sebut Hijaz.

Konon , setelah kerajaan Himyar runtuh jalur perdagangan di dominasi oleh bangsa Romawi dan persia . Akhirnya kota pusat perdagangan beralih ke kota Hijaz.

Maka daerah Makkah pun menjadi masyhur. Untuk mengamankan daerah ini , maka dibentuklah suatu pemerintahan. Yang dulunya , pemerintaham itu dipimpin dua suku. Yaitu jurhum dan Ismail.

Dan kemudian beralih ke Khuza'ah dan kemudian Quraisy. Suku Quraisy disini menjadi disegani karena akibat jalur perdagangan tersebut.

Dengan menjadi jalur perdagangan ini , bangsa Arab kemudian berhubungan dengan bangsa Syria , Persia , Habsyi , Mesir , serta Romawi. Yang semuanya telah terpengaruh oleh kebudayaan Hellenisme.

Helenisme adalah percampuran Yunani dan agama Yahudi . Akibatnya , penganut agama Yahudi semakin pesat.

Jazirah Arab yang terpenting ialah kota Yatsrib. Daerah ini , merupakan kelompok orang -orang Yahudi dan orang  Arab yang menganut agama Yahudi.

Umumnya , Orang Yahudi ini pandai bercocok tanam dan membuat alat dari besi. Serta membuat perhiasan dan persenjataan.

Tidak hanya agama Yahudi. Agama kristen juga masuk ke daerah ini. Daerah yang menjadi pusat agama kristen adalah Najran. Daerah ini terkenal subur. Orang - orang daerah ini , berhubungan dengan orang Habasyah (Ethiopia).

Meskipun agama Yahudi dan Kristen sudah masuk ke daerah Arab, akan tetapi bangsa Arab juga tetap menganut agama asli. Yaitu percaya kepada banyak dewa yang diwujudkan dalam bentuk berhala dan patung.

Setiap kabilah arab , mempunyai berhala sendiri. Berhala itu dipusatkan di ka'bah. Berhala terpanting ialah

  • Hubal , ditempatkan di ka'bah dan merupakan dewa terbesar
  • Lata, dewa tertua terletak di Thaif
  • Uzza bertempat di Hijaz. Kedudukanya di bawah Hubal
  • Manat berada di Yatsrib
Berhala itu mereka jdikan pedoman atau mereka jadikan tempat bertanya nasib baik dan buruk.

-Sejarah Peradaban Islam-
Oleh Dr. Badri Yatim, M.A 

click to comments

0 komentar