Thursday, 24 August 2017

Kisah seorang ahli ibadah dan pezina


Sebagai seorang ibu , tentu ia menginginkan anaknya menjadi seorang yang taat beribadah kepada Allah SWT dan juga patuh pada orang tua.

Dan sifat itu sama halnya dengan kisah seorang pemuda ini, akan tetapi karena sang ibu sedang lalai, ia mendoakan sang anak dengan doa yang kurang baik, dan akhirnya terkabul.

Pemuda ini bernama Juraij. Ia adalah seorang ahli ibadah yang hidup pada masa bani israel.

Suatu hari ketika ia sedang sibuk beribadah di dalam mushallanya, ia dihampiri ibunya. Akan tetapi karena ia sedang menunaikan shalat, juraij tidak menjawab seruan ibunya. Sang ibu terus memanggilnya , "Juraij! , juraij!"namun juraij tetap meneruskan shalatnya.

Sang ibu pun berkata, "semoga Allah SWT memberimu cobaan dengan pezina."

Beberapa hari kemudian, seorang wanita di lingkungan tempat tinggal Juraij keluar rumah. Ketika sedang berada di tengah perjalanan ia dihadang oleh seorang penggembala kambing. Penggembala kambing itu menggoda sang wanita, hingga akhirnya sang wanita itupun diperkosanya. Akan tetapi sialnya, kejadian itu terjadi di dekat mushalla ahli ibadah yang bernama Juraij tadi. Dan wanita itupun lantas hamil. Hingga akhirnya , berita inipun cepat menyebar ke seluruh negeri.

Bulan berganti bulan, hingga tiba waktunya sang wanita tadi untuk melahirkan. Lalu betita inipun menyebar hingga sampai ke telinga raja. Raja mendengar bahwa ada anak yang lahir dari hasil zina. Kemudian sang ibu dari anak tersebut di panggil oleh raja.

Baca juga : Kisah taubatnya sang pembunuh

Raja pun bertanya, "darimana kamu mendapatkan anak itu?, siapa yang telah menghamilimu!"

Sang wanita menjawab, "Juraij paduka , Juraij yang telah menghamiliku"

Mendengar jawaban dari sang wanita, raja pun mengirim utusan untuk memanggil Juraij. Ketika tiba di mushalla , Juraij tengah menunaikan shalat. Para utusan memanggilnya, akan tetapi karena tengah sibuk menunaikan shalat Juraij tidak menjawabnya.

Para utusan terus memanggilnya, namun tetap tidaak ada jawaban. Akhirnya karena marah, para utusan kembali ke istana. Mereka membawa alat berat dan balik lagi ke tempat juraij untuk merobohkan mushallanya. Serelah itu , Juraij pun akhirnya di tangkap. Ia diikat lehernya, dan membawanya ke hadapan sang raja.

Raja berkata, "engkau itu terkenal karena seorang yang ahli ibadah, namun kamu menjerumuskan dirimu kepada kenistaan Allah. Engkau tega merusak kehormatan orang lain yang bukan merupakan orang yang halal bagimu"

Juraij terperangah kaget dan berkata, "apa yang telah aku lakukan?"

"Kamu telah berzina bersama wanita itu!" kata sng raja.

"Aku tidak pernah melakukan hal sekotor itu" jawab Juraij.

Juraij pun bersumpah atas nama Allah, namun mereka tetap tidak membenarkan pernyataanya.

Lantas, juraij pun meminta untuk memanggilkan ibunya. Permintaan Juraij pun dikabulkan. Dihadapan ibunya ia berkata, "wahai ibu, engkau telah mendoakan hal buruk kepada Allah untukku. Dan doa ibu telah dilabulkan oleh Allah. Aku mohon berdoalah kepada Allah agar Allah membebaskanku dari doamu."

Akhirnya sang ibu pun mendoakanya.

Kemudian, ia menghampiri sang wanita dan berkata. "Apa benar aku yangbtelah menghamilimu? Tanya Juraij.

"Ia kamulah orang yang menghamiliku" jawab wanita itu.

Ia pun meletakkan tangannya di atas kepala bayi wanita itu. Lantas, ia meminta izin kepada Allah untuk menanyakan identitas bayi itu. Dengan izin Allah SWT , akhirnya sang bayi pun berkata "Bapakku adalah penggembala kambing , bapakku adalah penggembala kambing ".

Sang wanita kaget, dan mengakui kesalahannya.

Ia lantas meminta maaf kepada Juraij dan paduka raja atas cerita bohongnya.

Bayi dalam cerita ini adalah bayi langka yang bisa berbicara. Bayi lainya yang bisa bicara ialah nabi Isa A.S dan bayi dalam cerita nabi Yusuf A.S, yang mengarahkan agar terbukti berbuat salah antara Yusuf dan Zulaikha.

click to comments

0 komentar