Tuesday, 8 August 2017

Bahaya Ghibah

Apa itu Ghibah ?

Ghibah adalah " membicarakan sesuatu yang ada pada orang lain , sedangkan ia tidak menyukainya . Baik itu berupa perbuatan maupun perkataan "

Allah ta'ala berfirman dalam alquran :

ولا يغتب بعضكم بعضا
ايحب احدكم ان يااكل لحم اخيه ميتا فكرهتموه والتقوالله ان الله تواب الرحيم

Artinya : Janganlah sebagian dari kalian semua menghibahi sebagian yang lain. Apakah kalian semua senang , memakan daging saudara kalian sedangkan ia sudah mati . Pasti kalian membencinya . Bertaqwalah kalian semua pada Allah , sungguh Allah maha menerima taubat dan maha pengasih

Allah SWT sangat membenci orang yang suka membicarakan kejelekan orang lain . Karena hal itu dapat memecah belah suatu persaudaraan.

Orang yang di bicarakan terkadang ia tak mudah memaafkan , apa yang telah ia perbuat . Akibatnya , putuslah suatu persaudaraan diantara mereka.

Nabi Muhammad SAW bersabda :
           اياكم والغيبةفان الغيبة اشد من الزنا
Artinya : " Takutlah kalian semua terhadap ghibah , karena sesungguhnya ghibah itu lebih besar dosanya daripada zina "

Lalu para shobat rasulullah bertanya , mengapa demikian ya rasul ?

Seorang laki - laki yang melakukan zina , terkadang Allah memaafkan atas dosanya. Akan tetapi orang yang melakukan ghibah terhadap orang lain itu tidak lantas di maafkan dosanya ketika memohon ampunan kepada Allah , akan tetapi ia harus meminta maaf terhadap orang yang telah ia ghibahi.

Begitu menakutkan dosa melakukan ghibah , tapi bisa kita lihat pada era modern seperti sekarang ini . Ghibah sudah merajalela . Bahkan cara penyebaranya pun sudah memakai teknologi yang bermacam - macam . Bahkan menjadi suatu ladang penghasilan .

Lihatlah di televisi , mereka dengan bangganya mengghibahi saudaranya , membicarakan aib tingkah laku saudara mereka sendiri .

Tak cukup sampai disitu saja , berita itu disebar luaskan melalui sosial media .

Contohnya seperti apa ?
Seperti facebook , instagram , twitter dll. Yang lagi marak sekarang ini adalah berita di uc news , berita di opera mini . Karena apa ? Karena orang yang membuat berita bisa menghasilkan uang dari hal tersebut .

Bagaimana caranya ? Silahkan buka Google , tapi buatlah berita bermanfaat dan positif .



Syaikhuna Imam Syafi'i berkata : " orang yang membicarakan orang lain kepadamu , maka ia akan membicarakan dirimu pada orang lain " 

Begitulah aib sekarang menyebar , di zaman modern ini begitu susah menjaga suatu rahasia.

Mengapa demikian ? Itu terjadi karena semakin berkembangnya teknologi . Bayangkan sekarang segala hal yang kita lakukan disebar luaskan melalui sosial media . Apapun itu , dari makan , bangun tidur , berangkat kerja , berangkat sekolah dll . Semua masuk sosial media .

Akibatnya , orang dengan mudah memperhatikan kita , tahu rahasia kita.

Ketika orang yang melihat postingan kita disebelahnya ada orang lain , sedangkan yang kita posting ada suatu yang mengganjal atau aneh maka dengan mudah aib kita tersebar . Dan tak sadar kita menjadi bahan ghibah.

Sungguh susah menjaga ghibah pada era modern seperti sekarang ini.
Bahkan perlu iman yang kuat , untuk membentenginya . Karena apa ? Ghibah adalah dosa yang besar , yang bisa memecah belah persaudaraan .

Mengapa demikian ?
Orang yang kita ajak membicarakan orang , ia akan membicarakan pula kepada orang lain. Akan tetapi apa yang kita sebarkan menjadi sama persis dengan apa yang kita katakan . Akibatnya , banyak yang salah sangka , salah faham , dan itu bisa menjadi bibit permusuhan.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk menghindari ghibah ?



Imam Syafi'i berkata : " lidahmu jangan kau biarkan menyebut kekurangan orang lain , sebab kau punya kekurangan dan orang lain pun punya lidah "

Intinya apa ? Kita jaga lisan kita dari apa ? Dari membicarakan segala kekurangan orang lain . Ketika kita melihat kekurangan orang lain , alangkah baiknya kita introspeksi diri kita . Apakah kita sudah sempurna ?

Bagaimana sikap kita ketika sudah terlanjur melakukan Ghibah ?

Para ulama bersepakat bahwa :
                                                ان الغيبة حرام
Sesungguhnya Ghibah itu haram hukumnya

Lalu hal yang harus dilakukan ketika orang tersebut terlanjur melakukan ghibah adalah :

  • Meminta maaf kepada Mughtab ( orang yang di ghibahi ) ,ketika orang tersebut tidak mengetahui bahwa ia sudah di ghibahi
  • Ketika orang tersebut tahu sudah di ghibahi , maka wajib meminta halal nya
  • Lalu ketika sulit meminta halal , misal karena orang tersebut sudah meninggal atau pergi jauh , maka doaakanlah dan memohon ampunan kepada Allah untuk orang tersebut dan dirinya. Karena tidak cukup hanya meminta halal kepada ahli waris mughtab.
Ingat , Ghibah itu haram . Mari kita berusaha menjauhinya .

Semoga bermanfaat.


Sumber : terjemah Irsadul 'ibad

click to comments

4 komentar