Tuesday, 22 August 2017

7 hal yang perlu diperhatikan sebelum makan menurut nabi


Apa yang harus diperhatikan sebelum kita makan ?

Makan memang hal yang mudah untuk di kerjakan. Tinggal mengunyah masuk perut udah selesai.

Akan tetapi dalam ajaran kitab tak semudah itu. Kita harus memperhatikan beberapa hal sebelum kita makan.

Karena itu sangat berpengaruh kepada tubuh ataupun manfaat dari makanan yang masuk dalam perut kita. Ia akan mengalir dalam darah dan sekujur tubuh kita.

Imam ghozali mengatakan :

الأداب تتقدم على الاكل
الأول ان يكون الطعام بعد كونه حلالا
الثانى غسل اليد
الثالث ان يوضع الطعام على السفرة الموضوعة على الأرض
الرابع ان يحسن الجلسة على السفرة فى اول جلوسه
الخامس ان ينوي يأكله ان يتقوى به على طاعةالله
السادس ان يرض بالموجود من الرزق والحاضر من الطعام
ان يجتهد فى تكثير الأيدى على الطعام

Artinya :
Ada 7 adab atau hal yang perlu di perhatikan sebelum makan.


  • Makanan yang akan kita makan harus halal
Halal pada era jaman sekarang ini banyak yang tidak mempedulikan. Banyak orang hanya berpikir yang penting dapat uang buat makan keluarga. 

Mereka tidak memperhatikan itu halal atau tidak , haram atau tidak , riba apa tidak.

Allah berfirman dalam alquran : 

كلوا من الطيبات واعملوا صالحا انى بما تعملون عليم
Artinya : "makanlah dari makanan yang baik-baik , dan kerjakanlah kebajikan , sungguh aku maha mengetahui atas apa yang kamu kerjakan" (Q.S Al mu'minun:51)

Makanan halal juga sangat berpengaruh kepada sifat dari diri kita , begitu juga keturunan kita.

Ia akan memberikan efek pada tingkah laku juga. Kadang orang memanfaatkan darah ular , atau daging anjing untuk sarana pembangkitan gairah itulah contohnya.

Begitu besar efek yang ditimbulkan suatu makanan. Bagi tubuh kita ini. Jadi berhati hatilah dalam makan atau memberi makan kepada keluarga. Karena sifat kita nantinya akan mewarisi kepada keturunan kita.

  • Membasuh tangan
Membasuh tangan juga hanya merupakan hal sepele. Akan tetapi ini sangat berpengaruh juga pada tubuh.

Tentunya jika ada kotoran masuk ke dalam tubub kita dan membawa virus akan berdamapak besar pula pada tubuh. Kerentanan tubuh akan di tes pada waktu itu.

Jika kekebalan tubuh tak mampu mengatasi , maka tubuh akan diserang habis - habisan oleh virus itu.

Nabi Muhammad SAW disini menganjurkan kita untuk membasuh tangan. Karena disamping menghilangkan kotoran kebersihan juga merupakan sebagian dari keimanan.

Nabi Muhammad SAW bersabda : 
الوضؤ قبل الطعام ينفى فى الفقر وبعده ينفى اللمم
Artinya : wudlu sebelum makan itu bisa menghilangkan faqir dan bila sesudah makan itu bisa menghilangkan gila

Nah, disini nabi juga menganjurkan wudlu sebelum makan , tentu ini hal yang tidak mudah bukan, akan tetapi bisa kita lihat kalau keutamaanya sangatlah besar.

Baca juga : 7 hal ini bisa menjadi penerang di alam qubur


Bagaimana sikap makan yang di anjurkan rasul ?

  • Menempatkan makanan di dalam sebuah wadah dan meletakkan makanan tersebut di bumi (lantai) ketika makan
Hal seperti ini , banyak yang tidak tahu. Akibatnya meskipun itu dilakukan , akan tetapi tidak mendapat pahala apapun.

Makan seperti ini , dilakukan karena hal ini lebih dekat dengan sunnah rasul. Dan juga merupakan bentuk tawadlu' atau rendah diri.

Dan juga merupakan contoh untuk seluruh umat nabi agar tidak membedakan antara yang kaya dan miskin. Semua sama , makan di bawah. Tidak ada yang merasa di kucilkan, di rendahkan.

Nabi ketika makan ia duduk bersila dan bertumpu kepada telapak kaki, atau dengan duduk bersila akan tetapi lutut kanan diangkat

Nabi juga bersabda :

لاأكل متكأ
Artinya : aku tidak makan dengan leleyangan

Leleyangan itu bahasa kitab

Kalau dalam bahasa indonesia bisa digambarkan dengan duduk bersila akan tetapi sambil menengadah dan bertumpu kepada kedua tangan dan membusungkan dada.

Hal ini hukumnya makruh

Dan lagi makruh makan sambil tiduran 

Karena kedua hal yang di makruhkan itu bisa menyebabkan sakit pada lambung, di sebabkan banyaknya makanan yang dapat masuk hingga tubuh sulit buat mencerna.

  • Duduk dengan tenang di depan tempat makanan dan tidak berpindah pindah
Ketika makanan sudah tersaji di depan tempat duduk kita , lantas sebaiknya kita duduk dengan tenang. Tidak berpindah pindah dari tempat duduk satu ke tempat lain, dan ambil makanan yang dekat dengan tempat duduk kita.

Hal ini di lakukan untuk menjunjung tinggi sifat tata krama kita, sopan santun kita. Kita tidak rakus terhadap makanan orang lain.

Juga untuk membedakan sifat manusia dengan sifat hewan yang sering berebut hanya karena makanan.
  • Makan dengan didasari taqwa kepada Allah atau untuk tujuan taat kepada Allah
Ketika kita makan dasarilah makan itu agar kita bisa kuat dalam beribadah.

Ibnu syaiban berkata :
ما أكلت شيأ لشهوتى ويعزم مع ذلك على تقليل الأكل فإنه إذا أكل لأجل قوة العبادة لم تصدق نيته إلا بأكل ما دون الشبع فإن الشبع يمنع من العبادة
Artinya : aku tidak makan karena menuruti keinginanku, dan menyengaja makan untuk mengurangi makan. Karena sesungguhnya ketika seseorang makan karena alasan agar kuat beribadah, maka ia tidak dihukumi dengan niat makan agar kenyang. Karena kenyang itu bisa mencegah beribadah.

Ibnu syaiban itu menjelaskan bahwa ketika seseorang makan , maka niatlah makan untuk beribadah.

Ketika orang makan dengan niat agar kuat beribadah meskipun kenyang ia tidak dihukumi makan karena menyengaja kenyang.

Jadi, meskipun hanya makan kita tetap dapat pahala. Karena tahu cara niatnya.

  • Ridlo dengan rizqi yang hadzir di hadapan kita
Selain itu duduk dengan tenang juga merupakan bentuk keridloan kita terhadap apa yang Allah berikan kepada kita.

Kita tidak mengharap yang lebih , semua rizqi dari Allah apapun bentuknya baik sedikit ataupun banyak kita terima dengan senang hati.
"Sudah untung kita bisa makan untuk hari ini, karena masih banyak diluar sana yang tidak bisa makan seperti saat ini " kurang lebih begitu dalam hati kita.



  • Usahakan makan bersama meskipun hanya dengan keluarga
Diriwayatkan dari shahabat anas R.A : 
Nabi pernah bersabda , لا ياكل وحده
Artinya : jangan engkau makan hanya dengan sendirian

Makan betsama seperti gambar di atas itu juga menjadi anjuran nabi, jadi semua rejeki yang kita peroleh itu dibagi dengan orang lain.

Kita juga bisa memperoleh keberkahan dengan makan bersama , karena doanya bergabung dalam makanan tersebut.

Jangan takut kuman (tidak steril).  Karena nabi sebelumnya juga sudah mengajarkan mencuci tangan. Lagi pula yang namanya sakit itu pemberian Allah bukan pemberian orang.

Nabi juga bersabda :

خير الطعام ما كثرة الأيدي
Artinya : sebagus - bagusnya makanan ialah makanan yang dimakan oleh banyak tangan

Jadi semakin banyak orang yang kita ajak makan itulah makanan yang paling bagus dan utama. Karena di situ banyak keberkahan dan juga doa dari orang yang senang atas makanan yang disajikan.



Semoga bermanfaat.



Sumber : kitab ihya' ulumuddin juz 2 bab 1

click to comments

15 komentar