Saturday, 19 August 2017

7 hal ini bisa menjadi penerang di alam qubur


Sudahkah anda siap ketika ajal menjemput ?

Kematian seseorang itu tidak bisa di jadwal seperti rutinitas kita sehari - hari , tidak bisa pula di rencanakan.

Ketika Allah SWT sudah menghendaki kita mati , maka segalanya tak ada yang bisa menghalangi. Baik itu dokter, dukun, atau bahkan kyai sekalipun tak ada yang bisa mencegah.

Yang menjadi suatu masalah disini , kapan ajal itu tiba? Semua makhluk di alam semesta tak ada yang bisa mengetahui. Mungkin hanya bisa tahu tanda - tandanya saja, akan tetapi kepastianya tak pernah ada yang tahu kecuali Allah SWT.

Lalu , apakah anda siap ketika ajal menjemput ?

Yang pasti semua orang bila ditanya hal tersebut ia akan menjawab "belum" . Entah itu karena masih belum puas merasakan nikmatnya hidup , atau belum cukup bekal yang dibawa untuk menghadap sang khaliq.

Saat ajal menjemput , semua orang pasti menginginkan kematian yang "khusnul khatimah " atau kematian yang bagus atau bisa dikatakan kematian patut.

Ia mati dengan amal yang banyak , tidak sakit ketika diambil ruh nya, dan juga tidak dalam keadaan sedang maksiat.

Akan tetapi hal itu tidaklah mudah untuk di dapat. Karena itu bergantung dengan kebiasaan orang tersebut.

Imam bukhari berkata :

انما الاعمال بالخواتم
Artinya : "setiap amalan itu bergantung pada akhirnya "


Lalu ia juga menjelaskan lagi :

يبعث كل عبد على ما مات
Artinya : "dibangkitkan seseorang sesuai kematianya"

Jadi kematian seseorang itu saling keterkaitan , dengan apa yang telah biasanya ia lakukan . Begitu pula kelak ia bangkit dari kubur.

Bila orang itu suka beramal shalih , maka kematianya jug shalih . Bisa dilihat contoh ulama besar itu , sudah meninggal juga tetap di doakan.

Beda dengan orang yang suka berjudi , kadang mati tabrakan , ada yang mati bunuh diri dan lain - lain.

Dan yang harus diperhatikan pula sebelum ajal menjemput ialah amal shalih , atau amal perbuatan untuk menghadapi kematian .

Karena kita adalah calon penghuni alam qubur yang di dalam qubur itu sangat bergantung kepada amal kita.

Bila amal kita sedikit maka bisa dikatakan quburannya juga sempit, dan bila amal shalih kita banyak quburannya juga akan menjadi terang layaknya pindah rumah.




Apa amal perbuatan yang bisa menjadi penerang di alam qubur ?

Dalam hadits di katakan :

شبعة اشيأ ينور فى القبر اولها الاخلاص فى العبادة والثانى برالوالدين والثالثة صلة الراحم والربع ان لا يضيع عمره فى المعصية والخامس ان لا يتبع هواه والسادس ان يجتهد فى الطاعة والسابع ان يكثر ذكر الله
Artinya : "ada 7 amalan yang bisa menjadi penerang di alam qubur " 


  • Ikhlas dalam beribadah

Ikhlas artinya tidak mengharap apapun. Jadi yang namanya ikhlas dalam beribadah berarti ia menjalani beribadah tidak mengharapkan imbalan.

Ia menjalani ibadah dalam artian sudah merasa itu menjadi kewajiban dan juga merupakan perwujudan rasa syukur atas segala nikmat yang telah ia dapatkan.

Nikmat apa misalnya ? Nikmat bisa bernafas , bisa melihat , bisa berjalan , dan lain - lain.


  • Birrul walidain atau bagus terhadap orang tua
Orang tua ialah orang yang telah merawat kita sejak kecil. Ia juga telah melahirkan kita di dunia ini.

Sudah sepantasnya kita patuh kepadanya . Karena orang tua sangat besar jasanya kepada kita.

Merawat dan mengasuh kita sejak kecil tidaklah mudah . Perlu kesabaran ekstra .
Menghabiskan waktu berjam - jam bahkan bertahun. Memberikan arahan pula kepada jaln yang benar, hingga akhirnya bisa sukses seperti sekarang ini.

  • Sillaturrahmi atau menyambung persaudaraan
Saudara itu bukan hanya orang yang sedarah dengan kita , akan tetapi disini yang dimaksud adalah saudara anak adam.
Berarti semua makhluk di dunia.

Menyambung persaudaraan tak harus masuk dari pintu ke pintu seperti pada waktu hari raya.

Nabi dahulu mencontohkan dengan berdagang ia mempunyai banyak saudara.

Karena apa ? Karena nabi baik kepada semua orang. Ia disenangi oleh semua orang , hungga akhirnya islam bisa berkembang ke seluruh penjuru dunia.


  • Tidak menyia-nyiakan hidupnya dengan maksiat
Maksiat itu banyak membawa petaka bukan membawa nikmat.

Banyak orang yang terjerumus di dalamnya hingga akhirnya sulit untuk kembali ke jalan yang benar jalan yang lurus dan di ridloi oleh Allah.

Tak mudah memang untuk mengubah suatu kebiasaan seperti minum minuman keras , madon , berjudi dan lain - lain.

Untuk mengubah hal seperti itu tinggallah niat kita saja , ubahlah niat dan mohon kepada-Nya. Tak cukup seperti itu kita juga harus minta arahan kepada orang shalih , berkumpul dengan mereka , agar kebiasaan kebiasaan yang dulu perlahan dapat di lupakan.

  • Tidak menuruti hawa nafsu
Hawa nafsu memang menjadi suatu hal yang sulit untuk di lawan . Karena apa ? Karena itu muncul dari keinginan kita , ia juga kadang muncul akibat godaan syaitan.

Jadi bisa diartikan bila kita menuruti hawa nafsu berarti kita menjadi budak syaitan.

Sudah pasti bila kita menjadi budak syaitan kelak di akhirat juga akan ikut menemani di neraka juga.

Lalu apa solusinya ? Pertebal iman kita , banyaklah berdoa untuk selalu ingat kepada Allah. Dan minta lindungan-Nya.

  • Bersungguh - sungguh dalam taat
Yang namanya taat dan patuh ialah mengikuti segala apa yang telah di perintahkan.

Berarti disini kita harus senantiasa mengikuti dan menjalankan segala apa yang telah di perintah oleh Allah SWT.

Allah memberikan perintah rasul atau nabi Muhammad , lalu nabi menyebarkan kepada shahabat - tabi'in - tabi' tabi'in - lalu kepada para ulama nusantar dan negeri kita.

Berarti kita harus patuh kepada mereka. Karena mereka mendapatkan ilmu jelas akan sanad dan urut-urutanya.

Begitu cara kita taat kepada Allah. Dan juga jangan taat karena malu sama tetangga, atau anak istri tapi memang benar taat karena Allah dan rasul-Nya.




  • Perbanyak dzikir kepada Allah
Dzikir artinya ingat. Berarti disini kita di perintah untuk memperbanyak ingat kepada Allah SWT.

Orang yang selalu ingat kepada Allah ia akan malu bila melakukan maksiat , atau melanggar batasan Allah.

Jadi bisa diartikan kita juga diperintah untuk senantiasa menjauhi larangan-Nya.

Orang yang selalu dzikir kepada Allah juga akan selalu diperhatikan oleh Allah , lebih dipilih karena Allah juga berfirman : 

"Ingatlah kalian semua kepadaku , maka aku juga akan ingat kepada kalian" (albaqarah:152)

Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya. Dan marilah kita tak henti - henti untuk selalu mohon ampunan kepada-Nya.


Semoga bermanfaat





Sumber : kitab nasaihul 'ibad

click to comments

16 komentar